Lompat ke konten utama
Kesehatan Fisik

Tetap Sehat Makan Masakan Santan di Bulan Ramadan

03/2023
buffet

Masakan mengandung santan merupakan jenis makanan yang umum ditemui di Indonesia. Masakan padang, misalnya, merupakan salah satu jenis masakan yang banyak mengandung santan.

Mengkonsumsi santan juga dianggap berbahaya karena memiliki kandungan lemak jenuh tinggi. Dikutip dari www.hellosehat.com, makanan mengandung santan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, terutama penyakit jantung, stroke, hingga serangan jantung.

Padahal ada berbagai cara tetap mengkonsumsi santan dan tubuh tetap sehat. Cara yang dilakukan tetap membuat Anda menikmati santan saat berbuka.

 

Makan Secukupnya

Berapa banyak konsumsi santan per hari?

Tak ada yang pasti dalam hal ini. Namun menurut American Heart Association, batas kalori dari lemak jenuh yang boleh dikonsumsi sekitar 6 persen dari kalori total.

Contohnya, jika kebutuhan harian Anda adalah 2000 kalori, maka jumlah total lemak jenuh yang aman dikonsumsi dalam sehari adalah 6 persen dari kebutuhan kalori tersebut atau sekitar 120 kalori (13,3 gram).

Dikutip dari situs VerywellFit, 1 sendok makan santan menyumbang 3,2 gram lemak jenuh maka Anda bisa makan empat sendok santan sehari dengan asumsi kebutuhan kalori sebesar 2000.

 

Santan Tanpa Gula Tambahan 

Selain itu, ketika makan masakan mengandung santan, Anda seharusnya tak menambahnya dengan makanan lain yang mengandung gula karena santan sudah mengandung gula yang tinggi.

Di dalam santan murni terdapat kandungan gula yang tidak terlalu tinggi namun dapat berbahaya bagi pembentukan kolesterol jahat. Kondisi ini terjadi ketika santan mendapatkan tambahan gula jenis lain misalnya gula tebu, gula batu atau gula buatan.

Penggunaan santan dengan penambahan gula pada sayur, kolak, soto dan sebagainya dapat menyebabkan lemak jenuhnya meningkat. Setelah ditambah gula dan dipanaskan, kandungan kolesterol, lemak jenuh dan zat trigliseridanya akan naik 2 kali lipat lebih banyak.

Jadi ketika makan masakan santan alangkah baiknya jika Anda minum teh tawar untuk menetralisir kandungan gula dalam santan. Anda juga dianjurkan makan masakan mengandung santan alami, yang tak mendapatkan tambahan gula.

 

Jangan Setiap Hari

Karena kandungan lemak jenuh tak baik untuk tubuh maka Anda tidak dianjurkan untuk makan santan setiap hari dalam konsumsi banyak.

Selain memiliki dampak buruk karena lemak jenuh santan murni sebenarnya adalah salah satu sumber vitamin dan mineral yang baik. Secangkir santan dapat memenuhi 11 persen kebutuhan vitamin C, 22 persen kebutuhan zat besi, 32 persen kebutuhan copper, 22 persen kebutuhan magnesium, dan 21 persen kebutuhan selenium dalam sehari.

Konsumsi santan sangat cocok buat yang sedang diet karena makan santan bisa menimbulkan rasa kenyang cukup lama. Hanya saja jika dikonsumsi setiap hari  masakan santan bisa menaikan tekanan darah, menyebabkan obesitas dan menaikan asam lambung.

Pedoman diatas bisa dilakukan jika Anda masih ingin makan santan saat di bulan ramadan. Makan makanan santan secukupnya merupakan salah satu cara yang efektif untuk tetap sehat.